Jember Banyak Dibicarakan, NIkmatilah Kuliner hingga Kopi Cokelat Terbaiknya

43

Inilah satu restoran berkonsep warung sekaligus ruang budaya, berada di jalan menuju pantai Papuma di Klompangan, Ajung, Jember di Jawa Timur. Warung Kembang namanya, pada hari-hari tertentu tamu yang datang sekaligus bisa menonton penampilan seni dan budaya yang hidup di Jember. Kuliner di sini merupakan perpaduan masakan jawa timuran dan madura. Rasa gurih mendominasi masakan di Jember menurut mereka. Sedangkan rasa pedas menyengatnya pengaruh dari Madura. Keberadaan orang Madura di Jember tidak terlepas dari keberadaan perkebunan tembakau.

Sayur-mayur dan buah-buahan melimpah, sebagiannya ditanam secara organik. Musim buah-buahan lokal tak pernah berhenti sepanjang tahun. Semua masih dalam keadaan segar ketika sampai di dapur untuk diolah hingga dihidangkan di meja makan.

Jember itu dikelilingi Gunung Argopuro dan tidak jauh dari Gunung Raung dan Gunung Ijen. Raung dan Ijen adalah dua gunung berapi aktif, sedangkan Argopuro gunung berapi yang tidak aktif lagi. Itu menjadikan tanah di sekitarnya sangat subur. Di sini, didukung oleh udara yang sejuk sepanjang tahun maka banyak tanaman bisa tumbuh dengan baik.

Soto Ayu asli Jember di Pasar Tanjung.(Foto:YD)

Soto Ayu asli Jember di Pasar Tanjung.(Foto:YD)

Warung Kembang bisa jadi satu contoh menikmati ketidakkhasan kuliner Jember. Tamu tidak sulit mengenali kuliner lokal yang ada di dalam daftar menu. Masakannya rata-rata bercita rasa gurih dilengkapi sambal pedas menyengat. Kesegaran bahan-bahan yang digunakan terasa sekali. Disajikan dalam makanan yang baru saja dimasak dan cepat.

Restoran ini berkapasitas lebih dari 200 pengunjung, dilengkapi dengan berbagai fasilitas di antaranya tempat parkir yang luas, toilet, musola dan dua panggung.

Di kota ini terdapat beberapa perguruan tinggi, negeri dan swasta. Biaya hidup relatif tidak mahal. Jajanan ala kaki lima, warung-warung makan ataupun kafe-kafe kecil mudah ditemui.

Salah satu jajanan kaki lima yang perlu dicicipi adalah Soto Ayu, dikenal juga sebagai soto jember. Soto jember ini mirip soto ayam ala madura yang ditaburi dengan serundeng kelapa gurih dan dibubuhi dengan perasan jeruk nipis serta sambal cabe rawit. Penjual menyediakan tusukan ati-rempela dan usus ayam yang bisa dikudap ataupun dimakan bersama dengan soto.

Memilah dan memililh biji kopi robusta terbaik di pabrik kopi Rayap,Rembangan.(Foto:YD)

Memilah dan memililh biji kopi robusta terbaik di pabrik kopi Rayap,Rembangan.(Foto:YD)

Soto Ayu ini ada di tiga tempat, salah satu di ataranya di Pasar Tanjung di Jalan Samanhudi. Soto ini menempati sebuah lorong sempit yang berada di bawah menara tandon air yang dibangun oleh Belanda pada tahun 1932. Pada siang hari pengunjung bisa naik ke menara yang dahulu disebut Watertoren te Djember.

Di lereng-lereng kaki bukit Gunung Argopuro beraneka tanaman komoditas tumbuh subur. Di perkebunan-perkebunan masih cukup mudah menemui kelengkapan fasilitasnya seperti pabrik, rumah administratur dan tempat tinggal pegawai kebun. Saat ini, PT Perkebunan Nasional (PTPN) yang mengelola kebun-kebun itu melengkapinya dengan tempat mencicipi hasil dari kebun.

Cafe Kampoeng Kopi di Afdeling Rayap di dataran tinggi (highland) Rembangan merupakan salah satu contohnya. Kafe mungil sederhana ini berada di depan pintu masuk area perkebunan Rayap. Tidak hanya menyajikan kopi robusta dari Rayap tetapi juga ada minuman cokelat dari perkebunan di sekitar Blitar.

Cafe Kampoeng Kopi di Afdeling Rayap,Rembangan,Jember.(Foto:YD)

Cafe Kampoeng Kopi di Afdeling Rayap,Rembangan,Jember.(Foto:YD)

Taman Botani Sukorambi bisa jadi pilihan tempat rekreasi kekinian di Rembangan, Jember. Taman rekreasi ini menjalin kolaborasi-kolaborasi dengan beragam komunitas di antaranya dengan komunitas hidroponik dan kelinci.

Di sini pengunjung bisa melihat dan belajar budidaya secara hidroponik dan membeli sayur-mayur organik petik sendiri. Di restoran di tepi kolam renangnya menyediakan makanan berbahan daging kelinci. Tersedia empat varian menu yakni sate kelinci, nugget kelinci, bola-bola (baso) kelinci, dan sosis kelinci. Selain makan di tempat, juga tersedia nugget dan baso kelinci dalam bentuk beku (frozen).

Buah naga,jeruk,sirsak produk Jember yang mesti dicoba selain menyeruput kopi dan cokelat.(Foto:YD)

Buah naga,jeruk,sirsak produk Jember yang mesti dicoba selain menyeruput kopi dan cokelat.(Foto:YD)

Sepanjang tahun musim buah-buahan tropis silih berganti dan melimpah di Jember. Buah-buahan itu sebagian ditanam secara organik. Hasilnya buah-buahan berukuran besar, segar dengan rasa yang enak. Buah-buahan tersebut tidak hanya bisa dimakan di  tempat tetapi juga dijadikan buah tangan.*** (Yun Damayanti)

LEAVE A REPLY