Wisman Cruises ke Bintan akan Lebih Banyak Lagi; TA/TO Perlu Bersiap nih

57

Kapal pesiar terbesar pertama milik Asia Dream Cruise untuk pertama kalinya singgah di Kepulauan Riau (Kepri). Kapal pesiar itu berlabuh di perairan di depan Pelabuhan Bandar Bentan Telani, Pulau Bintan, Sabtu (7/7). Sekitar 2.000 wisatawan mancanegara (wisman) turun dari kapal untuk ekskursi di darat. Empat unit kapal ferry masing-masing berkapasitas 240 penumpang bolak-balik melayani wisman turun-naik kapal-dermaga pelabuhan pada hari tersebut.

Selama di Pulau Bintan, para wisatawan diakomodasi dengan 30 unit bis, masing-masing berkapasitas 25 penumpang. Bis tersebut disediakan oleh Bintan Resorts Tour, Trikora Tour, dan Tanjungpinang City Tour. Selain itu, ada juga 18 unit kendaraan yang mengakomodasi tur privat.

Ada dua paket ekskursi yang ditawarkan yakni tur di Bintan Resorts dan di luar Bintan Resorts. Di Bintan Resorts wisatawan mengunjungi Lagoi Bay, Safari Lagoi, kawasan hutan mangrove, BBT, hingga berenang di Crystal Lagoon Treasure Bay Bintan, laguna buatan dengan air laut pertama di Asia Tenggara seluas 6,3 hektar. Tur di luar kawasan resor wisatawan mengunjungi kawasan Tanjung Uban, Gunung Bintan, Trikora, tur di dalam kota Tanjungpinang, Senggarang dan Penyengat yang terkenal dengan peninggalan mesjid bersejarahnya.

Genting Dream Cruises sebelumnya memiliki 10 rute pelayaran reguler. Diantaranya ke Thailand, Surabaya, Bali (Celukan Bawang), Hong Kong, hingga Okinawa (Jepang). Kini mereka menambah rute pelayarannya ke Kepri dan menjadikan Pulau Bintan sebagai destinasi singgahnya yang ke-11.

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Bahari Kementerian Pariwisata Indroyono Soesilo dalam siaran persnya mengatakan, kehadiran kapal pesiar Dream Cruise merupakan momentum besar bagi Bintan.

Crystal Lagoon Treasure Bay Bintan.(Foto: treasurebaybintan.com)

Crystal Lagoon Treasure Bay Bintan.(Foto: treasurebaybintan.com)

Menurut Thatcher Brown, President of Dream Cruises, mayoritas penumpang Genting Dream Cruises berasal dari berbagai negara di Asia Tenggara seperti Singapura dan Malaysia. Selain itu ada juga penumpang dari Tiongkok, India, Australia, bahkan Eropa.

“Bintan ini fantastis. Infrastrukturnya berstandar internasional. Tapi, kami baru bisa masuk ke Bintan saat ini. Sebab, perencanaan untuk cruises ini lebih lambat. Ada banyak aspek yang harus dipertimbangkan. Bintan sebenarnya sejak lama sudah masuk dalam prioritas kami,” terang Brown.

Ditambahkannya, kedatangan Genting Dream Cruises membuka peluang bagi hadirnya kapal-kapal pesiar lain di Bintan. Karena potensi yang dimiliki pulau ini besar.

“Bintan ke depannya akan menjadi destinasi utama kapal pesiar. Dream Cruises ini memang yang pertama, tapi setelah ini pasti akan datang lebih banyak lagi. Entah itu kapal dari Genting Group ataupun yang lainnya,” lanjutnya.

“Secara prinsip, teknisnya sudah bagus. Fasilitas pelabuhan juga luar biasa bagus dan nyaman. Sekarang fokus kami adalah bagaimana mendekatkan Dream Cruises ke darat. Harapannya, agar waktu kegiatan penjemputan ini bisa di bawah 10 menit,” terang Indroyono lagi.

“Yang jelas, ke depannya akan dibangun berbagai infrastruktur baru di area Pulau Bintan. Saat ini sudah ada cruises lain yang juga siap datang ke Bintan. Komunikasi dengan mereka sangat intensif dan mereka juga tertarik dengan destinasi Bintan,” kata Luki Zaiman Prawira, Kepala Dinas Pariwisata Bintan.****

LEAVE A REPLY